Penjualan Rumah dalam Jual Beli Rumah KPR berdasarkan PPJB

Sumber Gambar : Google Images

KPR merupakan suatu produk milik perbankan yang diadakan untuk membantu nasabahnya mendapatkan rumah dengan cara kredit. Akan tetapi, karena beberapa hal tertentu, membuat beberapa orang memutuskan untuk menjual rumah yang masih dalam masa KPR dan masih terikat pada PPJB atau perjanjian pengikat jual beli yang disetujui dan ditandatangani oleh konsumen dan developer. Proses jual beli rumah KPR untuk rumah tersebut, harus dilakukan dengan melalui beberapa cara.

Proses penjualan rumah yang masih terikat pada PPJB pada jual beli rumah dengan KPR, dapat Anda lakukan dengan melalui perjanjian pengalihan hak dari penjual ke pembeli. Berdasarkan pada perjanjian tersebut, pihak pembeli nantinya akan menggantikan posisi dari penjual di dalam PPJB mengenai pembelian rumah dari developer atau pengembang sehingga AJB atau akta jual beli dilakukan secara langsung oleh pembeli dengan developer.

Perhatikan Setiap Detail saat PPJB (Perjanjian Pengikat Jual beli)

Sebelum melakukan pengalihan hak, Anda harus memperhatikan dan memahami mengenai cara, persyaratan dan ketentuan saat pengalihan PPJB. Dalam pengalihan tersebut, Anda memerlukan persetujuan dari pihak pengembang dan disertai dengan pembayaran biaya misalnya biaya administrasi. Namun terdapat beberapa cara pengalihan yang berdasarkan pada perjanjian KPR yang disetujui oleh bank dan Anda selaku debitur. Misalnya dengan pelunasan hutang terlebih dahulu dan Anda harus memastikan jika jaminan tanah yang Anda berikan adalah jaminan yang tepat.

Cara lain dalam proses jual beli rumah KPR yang masih terikat dengan PPJB adalah dengan melakukan oper kredit yang dilakukan sesuai dengan perjanjian pengalihan hutang. Artinya, debitur baru ditunjuk sebagai pengganti debitur lama dan harus melunasi hutang kredit sesuai dengan perjanjian. Bank akan menerbitkan SP ahli debitur dan disusul dengan pelaksanaan dari perjanjian oper kredit sebelum debitur baru bertanggung jawab atas hutang debitur lama. Jika perjanjian pengalihan dari PPJB dan AJB telah ditandatangani, maka pembeli baru menandatangani AJB di hadapan PPAT atau pejabat pembuat akta tanah dan penandatanganan AJB atas tanah serta bangunan harus memenuhi aspek yang ditentukan yaitu bangunan siap dihuni, pembeli telah melunasi tanah dan rumah serta pajak dan biaya terkait, proses hak guna bangunan selesai diproses dan terdapat sertifikat HGB atas nama penjual.

0 Response to "Penjualan Rumah dalam Jual Beli Rumah KPR berdasarkan PPJB"

Post a Comment